MENGENAL INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL
Staniacivil.com - Instalasi listrik rumah adalah salah satu aspek penting dalam membangun atau merenovasi hunian. Sistem kelistrikan yang baik tidak hanya memastikan kenyamanan tetapi juga keamanan penghuni. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang instalasi listrik rumah, mulai dari komponen, tahapan pemasangan, hingga tips perawatannya.
Apa Itu Instalasi Listrik Rumah?
Instalasi listrik rumah adalah jaringan kabel, saklar, stop kontak, dan perangkat listrik lainnya yang terpasang di dalam rumah untuk menyalurkan daya listrik dari PLN ke peralatan elektronik. Sistem ini harus dirancang dengan tepat agar efisien dan aman dari bahaya konsleting atau kebakaran.
berikut aku uraikan tentang instalasi rumah tinggal.
Peralatan Kerja
Tang kombinasiTang potong
Tang lancip
Tang kupas kabel
Obeng
Obeng Taspen
Palu
Cutter
Gergaji besi
Lampu senter
Isolasi
Bending pipa
Bahan instalasi listrik
berikut ini beberapa jenis bahan instalasi yang sering dipakai diinstalasi rumah tinggal yang standard nasional indonesia(SNI) dan juga mengacu ke persyaratan umum instalasi listrik(PUIL).
Kabel yang digunakan untuk instalasi rumah tinggal biasanya memakai jenis NYA kabel tunggal berbahan tembaga yang berbalut isolator jenis pvc dan ukuran kabel standard PLN untuk rumah tinggal adalah 2.5mm. kita harus menyediakan dua atau tiga warna untuk membedakan fhasa, negatif dan arde.
dan ada juga kabel jenis, antara lain :
- NYM kabel yang isinya kabel nya menjadi satu utas dan satu balutan isolator pvc
- NYAF kabel serabut berbahan tembaga yang berbalut isolator jenis pvc
- NYM-hy kabel yang isinya beberapa kabel nyaf menjadi satu utas dan satu balutan isolator pvc
- NYZ kabel dempet dua jenis serabut berbahan tembaga berbalut isolator pvc. namun khusus dipakai untuk arus rendah.
Saklar adalah komponen instalasi untuk memutus arus dari sebuah perangkat listrik. ada bermacam-macam jenis saklar, seperti : saklar tunggal, saklar ganda, saklar tripel, saklar handle/saklar tukar,dll.
Stop kontak adalah komponen listrik berupa plug in untuk mengalirkan listrik keperangkat listrik lainnya.
MCB miniatur circuit breaker adalah komponen pemutus arus induk dari instalasi listrik rumah tinggal. fungsi lain dari mcb ini belakang dipakai sebagai sekering. pengaman jika ada arus yang lebih besar dari kemampuan perangkat yang ada. maka mcb ini akan secara otomatis memutus arus sebelom masuk kesemua komponen.
Tedus adalah box atau kotak persimpangan pada instalasi. di Tedus ini pula tempat beberapa sambungan untuk diteruskan kegrup grup instalasi lainnya.
pipa listrik tube jalur instalasi tempat kabel kabel tersebut di
Elbow untuk tikungan 90derajat namun terkadang bisa diganti dengan selang spiral dan bisa juga pipa listriknya dibending atau dibengkokkan sesuai sudut yang dikehendaki.
Elektroda. Adalah logam padat sepanjang setidaknya 1meter biasanya terbuat dari bahan tembaga atau besi. Elektroda ini digunakan untuk arde(penangkal petir) yang akan dipasang di bawah meteran listrik sedalam minimal 1meter sebagai grounding/pentanahan.
Stabilizer dan UPS
- Stabilizer menjaga tegangan listrik tetap stabil.
- UPS (Uninterruptible Power Supply) menyediakan daya cadangan saat mati lampu.
Serta bahan-bahan tambahan lainnya seperti klim kabel, klim pipa, skrup fitting, dll. Tidak termasuk meteran listrik.
Diagram instalasi/Wiring diagram

Diagram instalasi listrik pada denah rumah

Smbol komponen listrik pada diagram instalasi listrik
Jenis Jenis Sambungan Kabel
dibawah ini gambar beberapa jenis sambungan kabel yang sering dipakai diindonesia.
gambar: jenis² sambungan kabel
penting diperhatikan dalam mengerjakan sambungan adalah harus kencang, erat dan rapat. sebab disinilah sering terjadi percikan akibat hubungan arus pendek. sambungan yang renggang menyebabkan sering terjadi percikan percikan api yang mengakibatkan kebakaran.
dan yang tidak kalah penting juga dari sambungan sambungan diatas adalah kerapian mengisolasinya. cara isolasi terbaik yaitu kedap air.
Undang undang yang mengatur instalasi listrik
PUIL
Persyaratan Umum Instalasi Listrik. PUIL merupakan dokumen SNI yang digunakan sebagai standar acuan dalam pemasangan instalasi listrik.
Sejarah PUIL
PUIL 2000 berubah menjadi Persyaratan Umum Instalasi Listrik dan diberlakukan secara wajib sejak tahun 2000.
PUIL 2021 merupakan revisi dari PUIL 2000 yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kelistrikan masa kini.
PUIL merupakan suatu seri yang terdiri dari beberapa standar instalasi listrik yang diadopsi dari Standar Internasional IEC (International Electrotechnical Commission).
UU tentang instalasi
Selain Persyaratan Umum Instalasi Listrik(PUIL), ada lagi ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut :
- Undang undang no. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
- Undang-undang No. 15 tahun 1985 tentang Ketenagalistrikan.
- Undang-undang No. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
- Peraturan Pemerintah RI No. 10 tahun 1989 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Listrik.
- Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1995 tentang Usaha Penunjang Tenaga Listrik.
- Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi No. 01.P/40/M.PE/1990 tentang Instalasi Ketenagalistrikan.
- Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi No. 02.P/0322/M.PE/1995 tentang Standardisasi, Sertifikasi dan Akreditasi dalam Lingkungan pertambangan dan energi.
Tahapan Pemasangan Instalasi Listrik Rumah
1. Perencanaan dan Desain
- Tentukan kebutuhan listrik (jumlah lampu, stop kontak, dan perangkat elektronik).
- Buat denah instalasi untuk memudahkan pemasangan.
2. Pemasangan Jalur Kabel
- Gunakan pipa PVC (conduit) untuk melindungi kabel.
- Pastikan kabel tidak terkelupas dan terpasang rapi di dinding atau plafon.
3. Pemasangan MCB dan Panel Listrik
- Pasang MCB sesuai kelompok beban (lampu, stop kontak, AC).
- Letakkan panel listrik di tempat yang mudah diakses.
4. Penyambungan ke KWH Meter dan Grounding
- Hubungkan instalasi rumah ke KWH meter PLN.
- Pastikan sistem grounding terpasang dengan baik.
5. Pengujian Instalasi
- Periksa semua sambungan menggunakan multitester.
- Pastikan tidak ada korsleting sebelum menyalakan listrik.
Tips Merawat Instalasi Listrik Rumah
- Rutin Cek Kabel dan Sambungan– Pastikan tidak ada kabel yang terbuka atau aus.
- Hindari Overload – Jangan mencolok terlalu banyak perangkat ke satu stop kontak.
- Gunakan Perangkat Berkualitas – Pilih MCB, kabel, dan stop kontak berstandar SNI.
- Lakukan Pengecekan Berkala – Jika terjadi masalah, segera hubungi teknisi listrik profesional.
Kesimpulan
Memahami instalasi listrik rumah sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penghuni. Dengan perencanaan yang matang dan pemasangan yang tepat, risiko bahaya listrik dapat diminimalisir. Jika tidak yakin, sebaiknya konsultasikan dengan ahli listrik bersertifikat.
Dengan memahami instalasi listrik rumah, Anda bisa lebih bijak dalam merencanakan dan merawat sistem kelistrikan di hunian Anda. Semoga bermanfaat!
Demikian ulasan sederhana kami tentang instalasi listrik. jika ada tulisan,kalimat dan penyebutan yang salah atau keliru, mohon dikoreksi, komen dan diskusi dengan meng-klik post a comment dibawah agar kita bisa perbaiki.
Semoga bermanfa'at. Terimakasih.
Penulis : fienser
Editor : Ardy Stania
daftar harga upah berserta bahan pertitik kesepakatan harga bersama
![]() |
download disini |
3 Responses to "MENGENAL INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL"
Memantau
Admin nyimak
Terimakasih
Post a Comment